Begitu kata Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, saat ditemui usai melantik anggota pengganti antar waktu (PAW) anggota MPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 10/2).
"Jadi, jangan habiskan energi untuk berdebat lagi soal kebhinnekaan. Itu anugerah bangsa kita. Itu konsensus dan janji kita," ujarnya.
Dijabarkan Zulkifli bahwa tantangan kebangsaan Indonesia saat ini begitu besar. Mulai dari tantangan kesenjangan kaya dan miskin, pendidikan, pengangguran, banjir, dan lingkungan yang rusak.
Untuk itu ia berharap agar anggota baru MPR bisa membantu dalam mengimplementasikan cita-cita MPR yang termaktub dalam 4 konsensus dasar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapan untuk PAW, ayo bersama-sama kita wujudkan janji kita. Sekarang ini bukan sosialisasi, tapi mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari kita," serunya.
Adapun 5 anggota PAW baru dilantik oleh MPR. Mereka merupakan anggota DPR yang terdiri dari fraksi PKB 3 orang, Demokrat 1 orang, dan Nasdem 1 orang. Berikut nama-nama PAW MPR yang baru dilantik.
Ali Mahir dari fraksi Nasdem mewakili Dapil Jateng II menggantikan HM Prasetya yang diangkat menjadi Jaksa Agung RI.
Arvin Hakim Thoha fraksi PKB mewakili Dapil Jateng III menggantikan Marwan Jafar yang diangkat menjadi Mendes PDT dan Transmigrasi.
Arzetty Bilbina dari fraksi PKB mewakili Dapil Jatim I menggantikan Imam Nahrawi yang diangkat sebagai Menpora.
Sementara Yaqut Cholil Qoumas dari FPKB mewakili Dapil Jateng X menggantikan Hanif Dhakiri yang diangkat sebagai Menteri Ketenagakerjaan.
Dan terakhir, Mukhniarty dari Fraksi Demokrat mewakili dapil Riau I menggantikan Sutan Sukarnotomo yang meninggal dunia.
[ald]
BERITA TERKAIT: