Pasalnya, tokoh sepuh yang akrab disapa Buya Syafii itu mengoyomi bangsa ini. Dia juga orang yang memiliki kejujuran dan tokoh yang masih menyuarakan suara rakyat.
Demikian disampaikan pengurus Konferensi Wali-gereja Indonesia (KWI), Romo Benny Susetyo (Kamis, 5/3).
"Karena itu, ketokohannya nggak bisa disepelekan. Menyebut Buya tokoh tidak jelas, (berarti) menghina rakyat Indonesia," tegasnya.
Pernyataan Romo Benny ini terkait dengan tudingan anggota Komisi III DPR dari PDIP Junirmat Girsang kepada Buya Syafii yang menyebut Presiden Joko Widodo tidak akan melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Dia menilai, pernyataan Buya Syafii yang berdasarkan pembicaraan lewat telepon dengan Presiden tersebut tidak, punya dasar.
"Karena tak jelas siapa dia dan apa posisinya. Kalau bisa, kita harap jangan pula dia membuat suasana makin keruh," sergah Junimart seperti dilansir sebuah media kemarin.
[zul]
BERITA TERKAIT: