Imbauan itu disampaikan President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN), Dahnil Anzar Simanjuntak terkait Hari Perdamaian Dunia yang diperingati setiap 1 Januari.
Dahnil menjelaskan, perdamaian sejati adalah perdamaian dimana keadilan ekonomi, kesetaraan, empati-simpati dan nihil sikap saling membenci.
"Dunia membutuhkan tatanan yang lebih adil, tidak saling menghegemoni tetapi saling membantu, tidak saling membenci tapi merawat empati dan simpati," ungkap Dahnil malam ini (Senin, 1/1).
Kasus terorisme yang marak mengganggu perdamaian dunia perlu dikecam dan dilawan. Namun dia mengingatkan, sikap negara-negara kuat secara ekonomi, politik dan militer yang menghegemoni dan mengabaikan keadilan telah melahirkan perlawanan yang merusak perdamaian dunia.
"Tidak ada perdamaian tanpa keadilan. Maka saya mendorong pimpinan negara-negara di dunia untuk menghadirkan keadilan dalam setiap kebijakan dalam dan luar negeri-nya. Mari bekerja untuk perdamaian dunia," demikian Dahnil, yang saat ini juga menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: