KENAIKAN HARGA BBM

Sikap PDIP Masih Menunggu Titah Mega

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 06 November 2014, 12:14 WIB
Sikap PDIP Masih Menunggu Titah Mega
megawati/net
rmol news logo . PDIP sebagai partai pendukung utama Presiden Joko Widodo belum mengeluarkan kebijakan mendukung langkah Jokowi-JK menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Partai banteng moncong putih itu masih menunggu keputusan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"PDIP pada posisi belum ada perintah dari ketua umum," kata anggota fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 6/11).

Namun begitu, Rieke meluruskan bahwa program tiga kartu sakti Jokowi, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bukan bagian dari kompensasi kenaikan BBM.

"Ini sebagai sebuah kehendak politik. Itu adalah perintah konstitusi," tambah mantan calon gubernur Jabar

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PDIP tentu akan mengacu pada buku putih dalam mengambil keputusan soal kenaikan BBM.

"Yang di buku putih itu tentu menjadi acuan kita. Di dalam buku putih itu juga ada membahas persoalan jebakan hutang," sambung oneng, sapaan rieke.

"Saya yakin pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan yang transparan," tandasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA