Dengan kerja sama ini, yang artinya ada sekitar 120 ribu orang anggota pecinta al Quran, maka potensi qurban sangat besar.
"Dengan reputasi yang dimiliki ACT sebagai lembaga yang profesional, memiliki jaringan luas dalam dan luar negeri, pengelolaan yang bagus, serta pelaporan yang auditable, kami yakin keinginan Odojers untuk berbagi hewan qurban lintas daerah dan lintas negara, bisa tersalurkan dengan baik," kata Ketua Umum ODOJ, Ricky Adrinaldi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 13/9).
SementaraKetua Departemen Sosial ODOJ Henri Heriyanta mengatakan tidak sedikit para pequrban yang sesungguhnya merasa bahagia hewan qurbannya dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan daging namun jauh dari segi jarak. Kehadiran Global Qurban ACT ini pun sangat membantu bagi para pequrban yang ingin berbagi dengan sesama manusia.
"Apalagi bagi yang karena faktor-faktor tertentu, sulit atau jarang mengkonsumsi daging sehingga kurang asupan gizi, baik mereka yang ada di pelosok-pelosok Nusantara maupun di berbagai wilayah di luar negeri yang layak menerimanya,†ujar Henri.
Henri menambahkan, kerjasama penggalangan hewan qurban ini adalah yang pertama kalinya. Kendati, dengan ACT kerjasama sebelumnya sudah pernah dilakukan yakni penggalangan donasi untuk program Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam (SKDI).
[ysa]
BERITA TERKAIT: