Jokowi Wajib Tuntaskan Kasus Munir yang Terbengkalai Selama SBY Memimpin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 08 September 2014, 08:04 WIB
Jokowi Wajib Tuntaskan Kasus Munir yang Terbengkalai Selama SBY Memimpin
jokowi/net
rmol news logo . Sudah 10 tahun berlalu, dan dalang di balik pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir belum juga diungkap apalagi diadili.
 
Sementara tipisnya harapan publik terhadap pemerintahan SBY di detik-detik terakhir era pemerintahannya ini berarti tugas pengungkapan tabir misteri pembunuhan Munir ini mutlak diwariskan kepada pemerintahan mendatang.

"Jokowi-JK sebagai pemimpin nasional terpilih dalam Pilpres 2014 berkewajiban secara moral dan politik untuk menuntaskan tugas mulia yang terbengkalai selama sepuluh tahun pemerintahan SBY ini," kata Lubendik Ramos, perwakilan mahasiswa Indonesia di Brisbane, Australia, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 8/9).

Memperingati 10 tahun pembunuhan Munir, sepanjang pekan pertama bulan September, mahasiswa Indonesia di kota-kota besar di Australia menggelar berbagai kegiatan.

Di Brisbane, diselenggarakan pemutaran film "Kiri Hijau, Kanan Merah" oleh University of Queensland Indonesian Student Association (UQISA). Film tersebut adalah film biografi Munir, yang menggambarkan perjalanannya memperjuangkan HAM, hingga akhir kehidupannya yang diracun dalam perjalanan ke Belanda untuk studi. Pemutaran film itu dilanjutkan dengan diskusi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA