"Sudah seharusnya posisi wagub yang kosong diisi oleh partai pengusung yg memenangkan Pilgub tersebut. Dalam hal ini PDIP yang pada waktu itu memperoleh 11 Kursi dan Gerindra 6 Kursi," kata mantan Setgab Jakarta Baru pendukung Jokowi-Ahok di Pilgub DKI 2012, Afriansyah Noor, beberapa saat lalu (Kamis, 28/8).
Ferry, begitu ia disapa, meminta kepada kedua PDI Perjuangan dan Gerindra partai tersebut segera menentukan siapa kandidatnya. Tentunya melalui musyawarah mufakat dan berdasarkan konstitusi yang berlaku.
Mantan Panglima Brigade Hizbullah, organisasi sayap Partai Bulan Bintang 2005-2010 ini menegaskan bahwa ini merupakan bentuk urun saran demi Jakarta yang lebih baik. Dan sudah sepantasnya Gerindra harus bisa legowo.
"Sebagai relawan yang punya kepentingan agar DKI Jakarta lebih baik secara politik dan pemerintahan sepantasnya diisi kader PDI-P yang terbaik. Kenapa begitu? Karena Ahok perwakilan Gerindra," kata pria kelahiran Jambi, 43 silam ini.
"Agar tidak terjadi perselisihan yang berkepanjanh Gerinda tidak boleh serakah dan harus legowo menerima keputusan tersebut," imbuhnya.
Ferry pun menilai sosok Boy Sadikin sangat tepat menjadi wagub pendamping Ahok. Putra mantan Gubernur DKI Ali Sadikin itu dipandang Ferry dapat bekerjasam dengan Ahok memajukan Jakarta.
"Beliau (Boy Sadikin) Insya Allah bisa membantu dan saling bahu membahu dengan Gubernur Ahok membangun Jakarta Baru yang lebih baik. Pengalaman beliau di legislatif serta putra tokoh besar Gubernur DKI Ali Sadikin, memberi keyakinan saya, mereka bisa saling bekerjasama dengan baik," demikian Ferry.
[ysa]
BERITA TERKAIT: