Namun demikian, kata politisi PPP Ahmad Yani, tidak tertutup kemungkinan bila memang ada individu-individu atau tokoh-tokoh PPP yang melakukan komunikasi dengan Jokowi-JK untuk masuk dalam pemerintahan. Tentu saja, PPP mempersilakan komunikasi tersebut.
"Asal jangan bawa-bawa lembaga. Itu urusannya personal," kata Ahmad Yani kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 23/8).
Yani menegaskan, berada di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan sama baiknya dalam membangun bangsa Indonesia.
"Menjadi kekuataan penyimbang sama mulia dengan berada di pemerintah. Di luar pemerintahan tidak kalah terhormat dengan di dalam kekuasaan," demikian Yani.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: