Jelang Lebaran, Hotspot di Rokan Hilir Makin Meningkat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 20 Juli 2014, 16:46 WIB
Jelang Lebaran, Hotspot di Rokan Hilir Makin Meningkat
foto:net
rmol news logo Meski upaya pemadaman terus dilakukan, namun titik panas atau hotspot di Riau masih saja mengalami peningkatan. Salah satu wilayah yang paling banyak ditemukan titik api ini adalah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Ini menandakan bahwa pembakaran di Rohil masih berlangsung dan Pemda belum optimal mengendalikan pembakaran hutan dan lahan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (20/7).

Kata Sutopo, berdasarkan satelit Terra dan Aqua dari BMKG, tercatat 195 hotspot di muncul di wilayah Sumatera, dimana sebanyak 154 hotspot berpusat di Riau pada hari ini. Dari 154 hotspot tersebut di Rohil 131, Bengkalis 13, Rohul 6, Pelalawan 2, Dumai 1, dan Kuansing 1.

"Dari Satgas darat dilaporkan luas lahan terbakar 499 ha, sedangkan luas lahan yang berhasil dipadamkan 429 ha. Asap menyelimuti beberapa wilayah sehingga jarak pandang di Pekanbaru 5 Km, Pelalawan 5 Km, Rengat 3 Km, dan Dumai 5 Km," tambahnya.

Sutopo melanjutkan bahwa saat ini sebanyak 306 personil TNI dan Polri telah dikerahkan untuk memadamkan api. Modifikasi cuaca dan water bombing dari udara masih terus dilakukan di Riau.

"Namun upaya ini akan kurang memberikan manfaat jika masih ada pembiaran pembakaran di lapangan," lanjutnya.

"Jika tidak segera diantisipasi maka hotspot dapat terus meningkat. Walhasil, masyarakat pun berlebaran dalam suasana dikepung asap lagi," demikian Sutopo. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA