LATGAB TNI 2014

Susaningtyas: TNI Harus Siap Hadapi Perang Asimetris

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 03 Juni 2014, 07:39 WIB
Susaningtyas: TNI Harus Siap Hadapi Perang Asimetris
SUSANINGTYAS/NET
rmol news logo . Latihan Gabungan TNI begitu penting. Dengan latihan ini, prajurit diharapkan lebih responsif dalam menyikapi berbagai persoalan sesuai tingkatan, serta mampu mengembangkan dan merumuskan berbagai kemungkinan cara bertindak yang tepat dan cepat menjadi tentara profesional.

Demikian disampaikan anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 3/6).

Pernyataan Susaningtyas ini terkait dengan Latgab TNI di Perairan Laut Jawa dan Asembagus Banyuwangi yang digelar pada 1-5 Juni 2014 ini. Susaningtyas sendiri, kini, sedang berada di lokasi Latgab bersama anggota Komisi I lain seperti Tri Tamtomo, Yahya Sacawiria dan Ramadhan Pohan.

"Selain untuk ujicoba alutsista. Latgab juga uji ketangkasan prajurit. Ke depan nanti kita harus siap menjaga NKRI dari ancaman intervensi negara lain, terlebih bila tak hanya perang tradisional, tapi juga asimetric war maupun proxy war yang tujuannya menguasai sumber alam kita," kata Nuning, begitu Susaningtyas disapa.

Hadir dalam Latgab dengan menggunakan KRI Makasar ini Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kasal Laksamana Dr. Marsetio, Kasad Jenderal Budiman dan Kapolri Jenderal Sutarman.

Latgab TNI 2014 ini melibatkan 15.108 dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Sejumlah persenjataan tempur TNI juga dikerahkan dalam Latgab kali ini, seperti Tank Stormer APC, Tank Scorpion, Pesawat Sukhoi, F-16, F-5, T-50, dan Kendaraan Tempur Marinir BMP3F, RM 70 Grad. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA