Indeks konsisten bergerak di zona hijau dan berhasil ditutup menguat sebesar 25,51 poin atau naik 0,36 persen ke level 7.117.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini, IHSG bergerak stabil pada rentang 7.108 hingga mencapai level tertingginya di 7.204.
Aktivitas pasar tergolong progresif dengan nilai transaksi mencapai Rp12,32 triliun yang berasal dari perdagangan 26,12 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1,54 juta kali.
Secara keseluruhan, terdapat 339 saham yang mengalami penguatan, berbanding terbalik dengan 299 saham yang melemah, sementara 178 saham lainnya cenderung stagnan.
Laju penguatan indeks kali ini ditopang oleh performa solid saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) serta dominasi sektor infrastruktur yang menguat sebesar 1,08 persen.
Sektor kesehatan dan perindustrian turut memberikan sokongan masing-masing sebesar 0,92 persen dan 0,81 persen, diikuti oleh sektor keuangan yang naik 0,68 persen serta properti sebesar 0,49 persen.
Di dalam sektor infrastruktur, kenaikan signifikan dipimpin oleh saham EXCL sebesar 2,89 persen, CASS 2,40 persen, dan TLKM 1,38 persen.
Pada jajaran saham unggulan LQ45, posisi top gainers ditempati oleh ICBP, KLBF, SCMA, SMGR, EXCL, INCO, dan BBNI.
Di sisi lain, tekanan datang dari sektor industri dasar yang merosot tajam 1,39 persen akibat pelemahan saham BRPT sebesar 3,06 persen serta koreksi pada saham TKIM dan INKP.
Hal ini menempatkan saham-saham seperti ESSA, MEDC, AADI, BRPT, AMRT, AMMN, dan AKRA ke dalam daftar top losers di indeks LQ45 pada penutupan siang ini.
BERITA TERKAIT: