"Karya-karya sang maestro akan hidup abadi, meskipun alunan biolanya tidak ada lagi," kata dia lewat akun twitter
@SBYudhoyono sesaat lalu, (Senin, 28/4).
Kepala Negara ini pun berterima kasih kepada almarhum Idris Sardi yang telah mengharumkan Indonesia lewat karya-karyanya.
"Selamat jalan Idris Sardi, terimakasih atas sumbangsihnya," demikian SBY.
Idris Sardi, sang maestro biola dan seniman besar Indonesia, meninggal dunia, sekitar pukul 07.25 WIB pagi tadi. Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Meilia, Cibubur, Depok, Jawa Barat.
Idris Sardi lahir di Batavia, atau Jakarta sekarang, pada 7 Juni 1938. Ia merupakan putera dari pemain biola Orkes RRI Studio Jakarta, Sardi. Untuk pertema kali, Idris mengenal biola pada usia enam tahun. Dan pada usia 10 tahun, di tahun 1949, ia sudah tampil ke publik memainkan biola, untuk pertama kalinya, di Yogykarta.
[rus]
BERITA TERKAIT: