Mau Tak Mau PDI Perjuangan Harus Mulai Realistis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 10 April 2014, 07:12 WIB
Mau Tak Mau PDI Perjuangan Harus Mulai Realistis
Megawati soekanroputri/net
rmol news logo . Berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei ternyata pencapresan Jokowi tidak memberi pengaruh yang cukup signifikan bagi PDI Perjuangan.

Sebelum resmi mencapreskan Jokowi, kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, perolehan suara PDI Perjuangan sudah diperkirakan akan berada pada level 18-20 persen. Tetapi angka itu ternyata tidak banyak berubah pasca Jokowi benar-benar dicapreskan.

"Tidak terjadi lonjakan suara pada PDIP," kata Said kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 10/4).

Dengan hanya memperoleh suara d ibawah 20 persen, ungkap Said, tentu tidak bisa bagi PDI Perjuangan untuk maju sendirian mengusung Jokowi dalam Pilpres nanti. Dan kalau tetap ingin memajukan Gubernur DKI Jakarta itu, maka mau tidak mau PDIP harus realistis berkoalisi dengan parpol lain agar bisa memenuhi syarat presidential treshold.

"Syarat mengusulkan capres itu kan harus punya bekal 25 persen suara Pileg atau mampu menyabet 20 persen kursi DPR. Katakanlah PDIP mendapatkan 20 persen suara Pileg. Itu kan tidak pasti setara dengan 25 persen kursi DPR," demikian Said. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA