Sebelum resmi mencapreskan Jokowi, kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, perolehan suara PDI Perjuangan sudah diperkirakan akan berada pada level 18-20 persen. Tetapi angka itu ternyata tidak banyak berubah pasca Jokowi benar-benar dicapreskan.
"Tidak terjadi lonjakan suara pada PDIP," kata Said kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 10/4).
Dengan hanya memperoleh suara d ibawah 20 persen, ungkap Said, tentu tidak bisa bagi PDI Perjuangan untuk maju sendirian mengusung Jokowi dalam Pilpres nanti. Dan kalau tetap ingin memajukan Gubernur DKI Jakarta itu, maka mau tidak mau PDIP harus realistis berkoalisi dengan parpol lain agar bisa memenuhi syarat
presidential treshold.
"Syarat mengusulkan capres itu kan harus punya bekal 25 persen suara Pileg atau mampu menyabet 20 persen kursi DPR. Katakanlah PDIP mendapatkan 20 persen suara Pileg. Itu kan tidak pasti setara dengan 25 persen kursi DPR," demikian Said.
[ysa]
BERITA TERKAIT: