Dubes Yusron Ihza Mahendra Dorong Pengusaha Jepang Berinventasi di Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 06 Maret 2014, 11:02 WIB
Dubes Yusron Ihza Mahendra Dorong Pengusaha Jepang Berinventasi di Indonesia
rmol news logo . Meski selama ini hubungan kerjasama antara Indonesia dan Jepang telah terjalin sangat erat, namun hubungan kedua negara ini harus terus ditingkatkan ke taraf yang lebih tinggi lagi. Sehingga kerjasama kedua negara terus membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara.

Demikian disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, saat membuka seminar investasi "Indonesia Business Forum 2014 di Tokyo, Jepang. Seminar yang mengambil tema "Preparing to the Next Level: Indonesia-Japan Business Relations" ini diselenggarakan secara bersama oleh KBRI Tokyo, BKPM RI, dan ASEAN-Japan Center (AJC) Tokyo.

Dalam kesempatan ini, Yusron menyambut baik peningkatan investasi Jepang di Indonesia, yang pada tahun 2013 lalu menempati posisi pertama dengan nilai realisasi Rp 4,7 miliar dolar AS. Yusron juga mendorong dunia usaha Jepang untuk terus memanfaatkan berbagai peluang investasi yang tersedia di Indonesia.

"Secara khusus saya ingin mengundang dunia usaha Jepang untuk berinvestasi di beberapa sektor utama, yaitu agroindustri, pembangunan infrastruktur, energi listrik, dan industri manufaktur," demikian digarisbawahi Dubes Yusron.

Seminar investasi tersebut juga menghadirkan Kepala BKPM, Mahendra Siregar. Dalam paparannya, Mahendra menguraikan prospek ekonomi dan peluang investasi Indonesia di masa mendatang. Kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, yang dibarengi peningkatan jumlah penduduk usia produktif serta kelas menengah, dan terus berlangsungnya konsolidasi demokrasi memberikan basis yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Sebagaimana dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Kamis, 6/3), seminar yang digelar pada Selasa lalu itu  mendapatkan respons yang antusias dari dunia usaha Jepang. Dari target semula 300 peserta, tercatat hampir 500 peserta menghadiri acara ini, yang menunjukkan sangat tingginya minat dunia usaha Jepang untuk berinvestasi di Indonesia. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA