Persentase suara siluman itu, berdasarkan riset Forum Akademisi IT (FAIT), bisa mencapai 8 hingga 15 persen. Itu artinya ada sekitar 15 hingga 25 juta suara siluman.
Menurut Ketua Umum FAIT, Hotland Sitorus, beberapa saat lalu (Selasa, 4/3), apabila suara siluman ini tidak dibereskan secepatnya, maka akan berpengaruh kepada hasil pemilu secara nasional. Dan tentu saja akan ada partai-partai peserta pemilu yang dirugikan.
"Suara siluman akan menggagalkan beberapa partai peserta pemilu untuk melenggang ke Senayan, pasalnya suara siluman akan memperkecil persentase perolehan suara nasional beberapa partai, dan sebaliknya akan mendongkrak perolehan suara nasional partai tertentu," kata Hotland.
Hotland memprediksi, dengan suara siluman itu maka akan ada partai yang sebenarnya bisa memenuhi syarat parliamentary threshold (PT) 3,5 persen namun akhirnya akan terpental.
[ysa]
BERITA TERKAIT: