PKS Pertanyakan Kesiapan TNI dalam Operasi Selain Perang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 21 Februari 2014, 06:12 WIB
PKS Pertanyakan Kesiapan TNI dalam Operasi Selain Perang
syahfan/net
rmol news logo . Kesiapan TNI di bawah Kodam II Sriwjaya dalam melakukan Operasi militer selain perang (OMSP) dipertanyakan DPR. Pertanyaan ini penting mengingat wilayah ini termasuk yang rawan bencana, terutama Bengkulu.

"Dalam setiap musibah, yang ditunggu dan diharapkan hadir membantu warga adalah pasukan TNI dan relawan PKS. Oleh karena itu keberadaan Detasemen Zeni Tempur di korem Garuda Mas Bengkulu menjadi penting," kata anggota Komisi I dari Fraksi PKS, Syahfan Badri Sampurno.

Selain itu, menurut Syahfan, sarana angkutan massa yang memamadai untuk membantu evakuasi dalam setiap bencana juga penting. Oleh karena itu keberadaan sarana tersebut harus di jadikan salah satu prioritas dalam anggaran 2014.

"Dalam kondisi darurat diperlukan adanya angkutan massa untuk memperlancar evakuasi waga dalam jumlah besar," ujar Syahfan, sambil menyampaikan bahwa DPR telah menyepakati program pengadaan 1.000 truk untuk angkutan prajurit dan 10.000 kendaraan roda dua untuk babinsa demi memperlancar tugas-tugas pengamanan.

Kamis (20/2) kemarin, Komisi I DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Kodam II Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan. Dalam kunjungan, ada tiga hal penting yang dipertanyakan DPR sebagai bagian dari masukan dan koreksi atas pelaksanaan tugas-tugas. Pertama,  menyangkut alat utama  sistem persenjataan (Alutista) yang ada di kodam II sriwijaya;  Kedua,  masalah potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera bagian selatan; Ketiga,  kesiapan aparat  menghadapi pemilu 2014. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA