Wartawan Harus Tetap Independen Meski Bantu Intel Polisi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 05 Februari 2014, 09:40 WIB
Wartawan Harus Tetap Independen Meski Bantu Intel Polisi
ilustrasi/net
rmol news logo . Dari sisi semangat kebangsaan, organisasi pers harus melihat ajakan Kapolri Jenderal Sutarman kepada wartawan untuk menjadi intelijen Polri patut disambut positif.

"Hal ini demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban  Pemilu dan Pilpres 2014 yang dikhawatirkan akan diwarnai berbagai konflik," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 5/2).

Meski demikian, lanjut Neta, IPW berharap masyarakat pers tetap independen dan profesional. Jangan sampai ajakan kerja sama tersebut mengkebiri pers dan membuat pemihakan pers terhadap Polri.

"Masyarakat pers harus tetap kritis dalam menyikapi kinerja Polri saat menjaga kamtibmas di sepanjang tahun politik 2014," jelas Neta.

Sehingga, lanjut Neta, kerja sama pers dan Polri hanya sebatas untuk membantu memberikan informasi awal agar jajaran Polri bisa memberikan langkah pencegahan secara cepat di tiap daerah. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA