Banjir Manado Minim Bantuan Pusat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 01 Februari 2014, 12:13 WIB
Banjir Manado Minim Bantuan Pusat
foto:net
rmol news logo Perhatian pemerintah pusat terhadap banjir bandang yang telah menenggelamkan hampir 75 persen Kota Manado, Sulawesi Utara, dirasa masih sangat kurang.

Pasalnya, di masa tanggap darurat pasca banjir bandang ternyata Walikota Manado hanya menerima uang sebesar Rp 100 juta untuk penanganan tanggap darurat bencana Manado dari pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Di hari ke 16, kami hanya terima uang sebesar Rp. 100 juta untuk penanganan tanggap darurat bencana Manado dari Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," tegas Walikota Manado, GS Vicky Lumentut dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (1/2).

Meski begitu, Vicky mengatakan bahwa pihaknya tetap maksimal bekerja meski dengan dana minim. Setidaknya beberapa alat berat dan ratusan truk telah dikerahkan untuk membersihkan sampah yang menggunung pasca banjir.

"Pemerintah Kota Manado sudah mengerahkan 22 alat berat dan 172 truk untuk membersihkan sampah banjir di Manado," tambahnya.

Sebelumnya, banjir bandang yang terjadi di Manado 16 hari lalu, telah menenggelamkan 30.000 rumah. Bahkan bencana tersebut telah melumpuhkan aktivitas Kota Manado di 9 kecamatan dan 56 kelurahan. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA