"Pemberhentian Dewas diharapkan bisa mengakhiri stagnasi dan krisis manajemen yang belakangan ini terjadi di tubuh TVRI. Sehingga lembaga penyiaran publik ini dapat bekerja lebih baik," kata anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahfan Badri Sampurno, beberapa saat lalu (Kamis, 29/1).
Menurut Syahfan, fokus Komisi I ke depan agar Dewas, Dewan Direksi, dan Komisi I DPR segera duduk bersama untuk membuat kesepahaman tentang hubungan segitiga di antara mereka. Hal itu menurutnya sangat penting demi merespon kenyataan TVRI telah memiliki anggaran dari APBN, sehingga komisi I sebagai pihak yang mengesahkannya harus ditingkatkan pengawasannya.
Masih kata Syahfan, perlu aturan baru yang mengatur hubungan segitiga antara Komisi I DPR, Dewan Pengawas TVRI, dan Dewan Direksi TVRI, sehingga ke depannya tidak terjadi konflik wewenang antar lembaga. Syahfan pun berharap transisi ke Dewas yang baru dapat berjalan secepatnya.
"Jika proses ini berjalan dengan mulus, maka akan membantu TVRI mendapatkan dewan direksi yang baru dan pembahasan pemblokiran anggaran," demikian Syahfan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: