Jokowi Akui Banjir di Balekembang Sulit Diatasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 18 Januari 2014, 12:56 WIB
Jokowi Akui Banjir di Balekembang Sulit Diatasi
ilustrasi/net
rmol news logo . Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, siang ini (Sabtu, 18/1) meninjau lokasi banjir di Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Jokowi, area ini memang kerap dilanda banjir. Pasalnya wilayah ini diapit oleh sungai yang mengakibatkan rumah warga yang berada di RT 5 dan RW 5 Kelurahan Balekambang akan terkena dampak banjir bila ketinggian air meningkat.

"Daerah ini kan diapit oleh sungai. Dikelilingi kaya pulau. Mau taruh berapapun pompa air juga nggak akan bisa mengurangi banjir," ujar Jokowi.

Selain posisi kelurahan yang dikelilingi oleh sungai, faktor lain menurut Jokowi yang memperparah kondisi banjir di Balekambang adalah letaknya yang berada di lekukan sungai Ciliwung. Akibatnya, sebagian air yang seharusnya ikut mengalir ternyata ada yang meluap ke daratan.

"Supaya berkurang banjirnya sungai akan kita potong. Warga yang tinggal dibantaran nanti akan kita pindahkan ke rusun," janji Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA