JCI: Jangan Saling Menyalahkan dalam Menangani Bencana Alam!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 16 Januari 2014, 15:07 WIB
JCI: Jangan Saling Menyalahkan dalam Menangani Bencana Alam<i>!</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Bukan hanya Jakarta yang terkena musibah banjir di musim penghujan ini. Tangerang, Bekasi, dan Manado pun terkena banjir. Bahkan, banjir bandang yang menggenangi Manado pada Selasa lalu (14/1) menyebabkan 11 Kecamatan tergenang air, dan sekitar 2.000 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain banjir, aktivitas gempa vulkanik gunung  Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, semakin meningkat. Luncuran awan panas tak henti-henti terjadi. Beberapa rumah di Desa Kutarakyat dan Namanteran rusak karena hujan pasir dan abu vulkanik 5-10 cm. Hingga kini pengungsi Gunung Sinabung terus bertambah. Hingga Rabu (15/01), tercatat ada sebanyak 25 ribu jiwa pengungsi  yang tersebar di 38 titik.

President Junior Chamber Internasional Indonesia, Heru Cokro, prihatin atas musibah yang terjadi. Bencana ini menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit bagi para korban. Mereka harus mengungsi dari rumah dan terancam penyakit di pengungsian. Selain kerugian materi, psikis anak-anak juga harus diperhatikan, jangan sampai mereka mengalami trauma.

"Yang terpenting saat ini memastikan seluruh warga yang tertimpa bencana bisa dievakuasi dan ditangani dengan baik. Pemerintah harus menyiapkan tempat pengungsian yang layak. Kebutuhan dasar bagi para pengungsi seperti sandang dan pangan bisa terpenuhi," ujar Heru Cokro beberapa saat lalu (Kamis, 16/1).

Heru menyarakankan, di saat prihatin seperti ini hendaknya semua pihak berhenti saling menyalahkan. Menurut Heru, yang terpenting saat ini adalah melanjutkan komunikasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Komunikasi yang terjalin tidak hanya sebatas kordinasi saja, tetapi merumuskan kebijakan yang  tepat dan cepat.

JCI juga, lanjut Heru, mengajak seluruh warga Indonesia untuk berperan aktif membantu seluruh warga yang mengalami bencana. Persoalan ini dapat diatasi dengan baik jika seluruh warga mau ikut turun tangan membantu warga yang kena musibah.

"Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kita semua sebagai warga negara Indonesia," demikian Heru. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA