"Saya belum lihat adanya anak emas atau putera mahkota dari sebelas (peserta) ini," tutur Dino dalam kunjungannya ke redaksi
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 15/1).
Dino mengecam bahwa bila suatu saat ia melihat adanya salah satu peserta yang diperlakukan spesial atau dianakemaskan.
"Kalau saya lihat ada yang dibegitukan, berarti ini melenceng dari komitmen awal," kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
Selain itu ketika ditanya kemungkinan masuknya Dino menjadi anggota Partai Demokrat, ia hanya menjawab bahwa hal tersebut akan terlihat setelah bulan Mei.
"Mungkin nanti setelah bulan Mei (keputusannya)," tandasnya.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: