Berlebihan Bila SBY Disebut Menganaktirikan Bencana Sinabung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 16 Januari 2014, 06:53 WIB
Berlebihan Bila SBY Disebut Menganaktirikan Bencana Sinabung
Michael Wattimena/net
rmol news logo . Tuduhan Presiden SBY lamban dan tidak peduli dengan bencana letusan Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara sungguh tidak berdasar. SBY benar-benar serius dalam menangani bencana letusan Gunung Sinabung. Namun, karena sedang memasuki tahun politik, Presiden SBY memberikan instruksi dan menagih laporan para menteri.

"Justru karena kita mau pemilu, beliau bisa saja memanfaatkan momen itu. Saat ini Presiden SBY adalah ketua umum Partai Demokrat. Kalau beliau langsung ke Sinabung dan berkantor di sana akan menimbulkan kecurigaan sedang melakukan pencitraan dan kampanye dini. Apalagi, sekarang kita sudah masuk tahun politik," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Michael Wattimena, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 16/1).
 
Dalam beberapa kesempatan, ungkap Michael, yang juga Ketua DPP Demokrat, SBY selalu mengingatkan para menteri untuk tetap fokus bekerja meskipun sudah memasuki tahun politik. SBY memberikan arahan-arahan penanganan letusan Gunung Sinabung melalui sejumlah kementerian terkait dan melalui rapat kabinet. Presiden memerintahkan para menteri agar memperhatikan kebutuhan para pengungsi.

"Beliau juga pastinya berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumatera Utara. Presiden sudah menyebut pekan depan, beliau hadir di Sumatera Utara dan melihat secara langsung, apakah sistem sudah bekerja. Apakah sudah bekerja dengan baik atau tidak. Jadi, sangat berlebihan bila Pak SBY disebut menganaktirikan bencana Sinabung," tegas wakil Ketua Komisi V DPR itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA