Hatta: Belanja Infrastruktur Indonesia Sudah 5 Persen dari Total GDP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 26 Desember 2013, 17:32 WIB
Hatta: Belanja Infrastruktur Indonesia Sudah 5 Persen dari Total GDP
HATTA RAJASA/NET
rmol news logo Salah satu indikator negara yang menuju ke arah kemajuan dapat dilihat dari belanja untuk pembangunan infrastruktur dalam negerinya yang harus melebihi angka lima persen dari Gross Domestic Product atau GDP.

Hal ini ditekankan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa ketika meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Bosowa di Barru, Sulawesi Selatan pada Kamis (26/12).

"GDP kita sekarang kan sekitar RP 10 ribu triliun. Nah belanja (infrastruktur) kita sekarang sudah sekitar RP 500 triliun. Itu kan berarti sudah lima persen dari total GDP kita," terang Hatta.

Angka RP 500 triliun tersebut, menurut Hatta, diperoleh dari APBD kabupatan maupun provinsi yang mencapai Rp 100 triliun dan juga APBN tahun 2013 sebesar Rp 200 triliun lebih.

"Jadi total APBN dan APBD sudah di atas RP 300 triliun. Sisanya dari BUMN dan swasta," kata Hatta.

Dan pengalokasian anggaran sebesar itu, jelas Hatta, di antaranya untuk bantuan pembangunan infrastruktur oleh pihak swasta, seperti yang dilakukan Bosowa Grup dalam membangun pelabuhan.

Menurut rencana, Pelabuhan Bosowa juga dilengkapi dermaga sepanjang 2 kilometer yang nantinya berfungsi untuk distribusi logistik dan integrasi kawasan ekonomi. Pembangunan Bosowa ditargetkan rampung pada akhir tahun 2014 mendatang.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA