Nasdem: SBY-Boediono Gagal Sejahterakan Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 25 Desember 2013, 22:38 WIB
Nasdem: SBY-Boediono Gagal Sejahterakan Rakyat
sby-boediono/net
rmol news logo Hingga penghujung tahun 2013 pemerintahan SBY-Boediono belum mengambil langkah-langkah strategis dan signifikan dalam menyejahterakan rakyat. Prestasi terbesar setelah SBY-Boediono 4 tahun berkuasa, baru sebatas penandatanganan nota kesepahaman, sementara realisasi dari kesepakatan-kesepakatan kerja sama tersebut tidak lebih dari 20 persen.

Begitu disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita, kepada wartawan di Jakarta (Rabu, 25/12).

"Kondisi pemerintahan seperti ini menyebabkan defisit semakin tinggi dan perekonomian negara semakin terpuruk. Hasilnya pencetakan surat utang semakin meningkat," katanya.

Selain itu, menurut Enggar, pemerintah akan mencetak lagi surat utang, sehingga nilai utang makin lama makin tinggi.

"Dan dapat dipastikan nanti akan ada APBNP menjelang pemilu 2014," lanjutnya.

Pemerintah, menurut dia, sejauh ini cenderung melakukan langkah-langkah yang instan dalam menjawab masalah. Misalnya dalam mengatasi kekurangan produksi bahan pangan, pemerintah mengambil jalan impor dan bukannya memperkuat ketahanan produksi pangan dalam negeri.

"Yang kita mesti lakukan adalah mengurangi defisit pangan secara terencana dan terstruktur dengan mencari formulasi kebijakan yang tepat," demikian Enggar.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA