"Dia (manusia) debu di atas debu," kata penyair terkemuka Indonesia, Taufiq Ismail, saat meluncurkan satu buku terjemahan kumpulan puisi dalam Bahasa Arab dan tiga jilid dalam Bahasa Inggris di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta (Rabu, 18/12).
Karena itulah, Taufiq memilih judul buku terjemahan puisinya itu dengan judul "Debu diatas Debu." Buku ini pun dipersembahkan bagi kedua orang tuanya.
Menurut Dewan Redaksi Horison, Fadli Zon, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 19/12), terjemahan bahasa arab dengan judul "Thurab Fauqa Thurab" dilakukan oleh Prof. Dr. Nabilah Abdul Fattah Lubis, yang merupakan Gurubesar Sastra Arab UIN Jakarta. Sedangkan dalam Bahasa Inggris berjudul "Dust on Dust" diterjemahkan Prof. Dr. Amin Sweeney, pensiunan Guru Besar Sastra Melayu Indonesia di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat.
Selain meluncurkan buku, acara ini juga disertai dengan peluncuran album CD pembacaan puisi Taufiq Ismail, yang diiringi alunan biola Idris Sardi, sang maestro biola Indonesia.
Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh membacakan puisi Taufiq Ismail, seperti Jamal D Rahman dan Fadli Zon. Ada pula pertunjukan solo biola Idris Sardi serta alunan merdu suara Titiek Puspa dan Elly Kasim.
[ysa]
BERITA TERKAIT: