Integritas MK Kembali Diuji, Putus Sengketa Pilkada Malut secara Adil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 13 Desember 2013, 21:48 WIB
rmol news logo Integritas Mahkamah Kosntitusi kembali diuji. Lembaga pengawas konstitusi itu diharapkan memutus sengketa pemilukada Maluku Utara dengan adil.

"Pilgub Maluku Utara tahapannya akan berakhir di MK. Saat ini adalah detik-detik keputusan MK yang sangat dinantikan oleh masyarakat Maluku Utara," ujar Direktur Eksekutif Bajoe Institute, Fahrul Abdul Muid dalam pesan elektroniknya (Jumat, 13/12).

Menurutnya, keputusan MK akan berdampak besar terhadap nasib Maluku Utara dan rakyatnya kedepan yang lebih baik. Untuk itu dia berharap hakim konstitusi bersikap jujur dalam memutus sengketa tersebut.

"MK harus bersikap yang sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya dalam memutuskan sengketa Pilgub Maluku Utara, agar rakyat Indonesia kembali percaya kepada MK sebagai lembaga hukum yang memiliki kredibilitas," jelasnya.

Meski demikian menurut Fahrul, Ketua MK Hamdan Zoelva dan para hakim Konstitusi yang saat ini memiliki integritas yang tinggi dan memilki kewenangan final dan mengikat, tetap harus mengedepankan azas keadilan sebagaimana amanah konstitusi. Bukan azas keberpihakan yang kelak akan berbuntut rusaknya kredibilitas lembaga MK dan para Hakim-hakim nya.

"Bila MK dalam keputusan nanti benar-benar adil, kami mengimbau masyarakat khususnya kandidat yang kemenangannya tertunda agar dapat menrimanya dengan lapang dan tidak memprovokasi pendukungnya sehingga terjadi konflik," harapnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA