Mahfud MD: Indonesia Terancam Menjadi Negara Gagal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 12 Desember 2013, 07:59 WIB
Mahfud MD: Indonesia Terancam Menjadi Negara Gagal
mahfud md/net
Kecil Besar
rmol news logo Indonesia dinilai terancam gagal membangun demokrasi. Penyebabnya ada dua hal. Pertama, proses demokrasi yang berlangsung saat ini  terjebak dalam bentuk demokrasi prosedural yang melelahkan banyak pihak.

"Rakyat lelah karena keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran yg diidamkannya lewat sistem demokrasi tak kunjung datang," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, dalam Forum Inisiatif Pembangunan Inklusif yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Ansor Sulawesi Tengah, di Palu Selawesi Tengah, kemarin.

Dalam rilisnya, Mahfud menjelaskan, rakyat mulai merasakan demokrasi yang sekarang berjalan ini hanya menguntungkan sekelompok elite partai saja. Oleh karena itu, rakyat kini mulai berprilaku pragmatis menghadapi proses demokrasi.

"Yaitu, mencari uang dengan menunggu 'serangan fajar' dari setiap kontestan pemilu. Hampir di semua pemilu, baik itu pemilu legistif, pilpres, atau pilkada, rakyat sekarang mencari uang lewat demokrasi prosedural tersebut," urainya.

Ancaman kedua, kata Mahfud, Indonesia kini memasuki babak baru dalam sejarah kesenjangan sosial. Indek gini ratio (alat ukur kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin) di Indonesia kini sudah mencapai 0,42 persen. Kondisi ini belum pernah terjadi dalam sejarah.

Para pakar ilmu sosial berteori jika indek gini ratio sudah mencapai 0,5 persen, akan mudah terjadi ledakan kerusuhan sosial yang besar. Dan itu artinya negara kita terancam menjadi negara gagal. "Kita harus berjuang jangan sampai demokrasi kita menjadi demokrasi yang gagal," katanya mengingatkan. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA