Demikian disampaikan pengurus Forum Akademisi Informasi dan Teknologi (FAIT), Pandapotan Siagian, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 29/11).
"KPU sebaiknya merencanakan kerjasama pengamanan data Pemilu 2014 dengan institusi atau lembaga yang berkompeten dan independen," kata Pandapotan Siagian, yang duduk sebagai Ketua DPW FAIT Jambi.
Senada dengan Pandapotan Siagian, pakar keamanan data FAIT, Edy Winarno, menegaskan bahwa KPU perlu pakar keamanan jaringan dan web. Oleh
karena itu, KPU harus berhati-hati untuk menjalin kerjasama dalam hal pengamanan Pemilu 2014.
"Keamanan data hasil Pemilu wajib dilakukan, KPU harus menjamin data dan hasil Pemilu 2014 tidak dimanipulasi," demikian Edy Winarno, yang juga Ketua DPW FAIT Jawa Tengah.
[ysa]
BERITA TERKAIT: