Dan sayang, saat ini, kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, semangat itu semakin langka dalam elit kepemimpinan. Keberanian menyatakan dan membela kebenaran semakin pudar, sementara sikap rela berkorban semakin tipis.
"Solidaritas hanya didasarkan kepentingan sesaat. Kita kehilangan figur dan sosok teladan," kata Fadli Zon dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 11/11).
Saat ini, masih kata Fadli, Indonesia kehilangan orang-orang besar yang rela menguburkan semua kepentingan diri mereka untuk kepentingan bangsa dan negara. Kini, pragmatisme dan menghalalkan segala cara telah menjadi praktik berpolitik dan bernegara sehari-hari.
"Korupsi adalah bukti kongkrit pupusnya sikap kepahlawanan itu di kalangan elit," demikian Fadli.
[ysa]
BERITA TERKAIT: