Lurah Susan, Jokowi dan Ahok Teruji Jadi Pemimpin yang Bisa Jaga Pluralisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 11 November 2013, 07:40 WIB
Lurah Susan, Jokowi dan Ahok Teruji Jadi Pemimpin yang Bisa Jaga Pluralisme
susan-maruarar
rmol news logo . Kayakinan pada pluralisme butuh keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, bisa saja keyakinan pada pluralisme itu memudar seiring dengan kondisi dan tekanan.

Karena itu, Ketua Umum DPP Taruna Merag Putih, Maruarar Sirait, memuji keteguhan Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine. Lurah Lenteng Agung ini tetap tegar meski ditolak sebagian kecil warga karena berbeda agama dengan mayoritas warga.

"Selain keteguhan hati, juga profesional. Ibu lurah Susan membuktikan, selain teguh juga profesional. Ia tetap melayani dan mengayomi warga," kata Ara, panggilan Maruarar Sirait, di sela-sela acara memperingati Hari Pahlawan di Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu malam (10/11).

Dalam acara peringatan Hari Pahlawan ini, Taruna Merah Putih dan Gerakan Pemuda Ansor memberi Anugerah Pluralisme kepada lurah Susan. Selain lurah Susan, TMP dan GP Ansor juga memberikan anugerah kepada Bacharuddin, penggagas pendidikan alternatif berbasis desa di Salatiga, Jawa Tengah.

Sisi lain yang terkait dengan persoalan lurah Susan, masih kata Maruarar, adalah soal ujian. Bagaimanapun, ujian merupakan cara untuk mengukur kualitas seorang pemimpin.

"Dalam hal ini, Ibu Susan menjadi pemimpin yang teruji. Begitu juga dengan Pak Jokowi dan Pak Ahok yang tetap mem-back-up posisi Ibu Susan. Mereka adalah pemimpin yang teruji," demikian Maruarar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA