Lurah Susan Merasa Bermimpi Diganjar Anugerah Pluralisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 11 November 2013, 06:57 WIB
Lurah Susan Merasa Bermimpi Diganjar Anugerah Pluralisme
nusron-susan-maruarar
rmol news logo . Pluralisme bukan hanya untuk dibicarakan dan didiskusikan. Pluralisme harus diperjuangkan dan dipraktekan dalam kehidupan sehari-sehari dalam bingkai kebhinekaan.

Demikian keyakian Lurah Susan Jasmine. Lurah Lenteng Agung ini ditolak sebagian kecil warga karena berbeda agama dengan mayoritas warga. Namun Susan tetap tegar, karena ia yakin berdiri di atas landasan empat pilar berbangsa dan bernegara.

Ketegaran lurah Susan ini mengantarkannya untuk meraih Anugerah Pluralisme dari Taruna Merah Putih dan Gerakan Pemuda Ansor. Pemberian anugerah pada Minggu malam (10/11) di gedung RRI, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

"(Mendapat penghargaan ini) Saya merasa tidak membumi. Kaya mimpi. Sepertinya saya benar-benar mimpi. Mungkin dengan pernghargaan ini saya akan lebih semangat lagi bekerja, dan semakin profesional melayani warga," ungkap lurah Susan.

Selain lurah Susan, di Hari Pahlawan ini, TMP dan GP Ansor juga memberikan anugerah kepada Bacharuddin. Bacharuddin merupakan penggagas pendidikan alternatif berbasis desa dan komunitas di Salatiga, Jawa Tengah. Hadir dalam acara ini seniman Butet Kertajasa dan sastrawan Zamawi Imron. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA