Di antara celah lain itu, ungkap Ketua Forum Akademisi IT (FAIT), Hotland Sitorus, adalah penyalahgunaan teknologi. Karena itu, FAIT berharap Komisi II DPR menginstruksikan agar perangkat teknologi yang digunakan KPU divalidasi sebelum digunakan pada Pemilu 2014 nanti.
"Campur tangan manusia atau penyelenggara pemilu (KPU) juga berpotensi disalahgunakan kekuasaan dalam menentukan atau merekayasa hasil Pemilu," kata Hotland dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 21/10).
Sedang celah kecurangan lainnya, masih kata Hotland, adalah regulasi. Yaitu regulasi atau aturan yang dikeluarkan lembaga negara seperti MK dan KPU.
"Oleh karena itu, kami menyerukan kepada semua elemen bangsa agar bersama-sama mengawasi Pemilu 2014 yang akan datang," demikian Hotland.
[ysa]
BERITA TERKAIT: