Paling tidak, itu pengalaman politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari. Eva beberapa waktu lalu, atas nama delegasi PDI Perjuangan, berkunjung ke Tanqiao Community Center, Pudong, Shanghai yang dikelola oleh pengurus PKC tingkat ranting, bersama delapan kader partai lain di China.
Eva, beberapa saat lalu (Kamis, 17/10), bercerita bahwa proses menjadi anggota PKC sangat berat. Ada masa percobaan dua kali sebelum diumumkan mau mencalonkan maupun saat berstatus calon anggota.
Lanjut Eva, ada komite yang akan meneliti kapasitas, moralitas,
track record serta penelitian sosial semacam penelitian khusus (litus) di zaman Orde Baru. Litsus ini bahkan juga menyangkut kondisi istri, keluarga, dan orang tua. Komite ini juga menerima masukan dari masyarakat yang dibuka selama tujuh hari.
"Ada anggota yang harus menjalani masa tunggu 25 tahun sebelum mempunyai kartu anggota PKC. Prinsipnya, kader harus memenuhi syarat moralitas, selain kapasitas kepemimpinan," demikian Eva.
[ysa]
BERITA TERKAIT: