Penyembelihan Kurban Harus Lebih Higienis dan Ramah Lingkungan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 13 Mei 2026, 11:21 WIB
Penyembelihan Kurban Harus Lebih Higienis dan Ramah Lingkungan
Wadah kurban ramah lingkungan. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menekankan tata kelola pelaksanaan kurban harus dilakukan dengan tertib, higienis, dan ramah lingkungan.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar pelaksanaan kurban berjalan optimal di seluruh wilayah ibu kota.

“Pada prinsipnya kami menyiapkan sebaik-baiknya. Tidak hanya dari sisi kebutuhan hewan kurban, tetapi juga bagaimana penyelenggaraannya, mulai dari persiapan salat Id, proses pemotongan, hingga distribusi daging kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan wadah ramah lingkungan dalam pendistribusian daging kurban. Hal ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengurangi sampah plastik yang kerap meningkat saat Iduladha.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong agar para petugas penyembelih hewan kurban telah memiliki sertifikasi juru sembelih halal (Juleha).

“Langkah ini krusial untuk memastikan proses penyembelihan sesuai standar syariat dan kesehatan,” katanya.

Dari sisi pengawasan, sambungnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mulai melakukan pemeriksaan sejak satu bulan sebelum hari pelaksanaan. Pengawasan dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat wilayah hingga titik-titik penjualan hewan kurban.

“Biasanya pengawasan sudah dimulai satu bulan sebelumnya. Kawan-kawan di wilayah akan turun untuk memastikan kesehatan hewan dan kelayakan distribusi,” ungkapnya.

Eli, sapaan akrabnya, juga memastikan Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan daerah-daerah pemasok hewan kurban, seperti Lampung dan Jawa Tengah. Mengingat keterbatasan lahan, Jakarta masih bergantung pada pasokan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan sapi, kerbau, dan kambing.

“Koordinasi dengan daerah pemasok sudah dilakukan. Perizinan juga kita fasilitasi agar distribusi hewan kurban ke Jakarta berjalan lancar,” ucapnya.

Eli menambahkan, peran Perumda Dharma Jaya berfungsi sebagai pendukung dalam penyediaan hewan serta fasilitas pemotongan. Namun, mekanisme pemotongan di Dharma Jaya umumnya tidak dilakukan dalam skala kecil per kilogram.

Biasanya pemotongan di Dharma Jaya dilakukan dalam bentuk potongan besar, seperti dibagi empat, lalu diserahkan kepada panitia kurban untuk didistribusikan.

“Dengan berbagai persiapan ini, Pemprov DKI Jakarta berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban,” tandasnya. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA