KH. Maman Khawatir Perusakan Makam Ndoro Purbo Lahirkan Konflik Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 19 September 2013, 22:49 WIB
KH. Maman Khawatir Perusakan Makam Ndoro Purbo Lahirkan Konflik Baru
KH. Maman Imanulhaq
rmol news logo Nahdlatul Ulama diminta agar secara resmi menyampaikan keberatan terhadap perusakan makam Ndoro Purbo di Semaki, Jogjakarta, yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak dikenal dengan mengatasnamakan pemurnian ajaran agama Islam.

Menurut tokoh muda NU, KH Maman Imanulhaq, apabila NU tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan aksi anarkis ini, itu artinya NU melupakan sejarah pendiriannya yaitu mempertahankan paham Islam ahlussunah wal jamaah yang menghargai nilai tradisi dan cara beragama yang menghormati budaya.

KH. Maman mengkhawatirkan, bila dibiarkan akan ada tindakan balasan dari sebagian besar masyarakat yang selama ini menjalankan tradisi ziarah kubur.

Ziarah kubur, ujar KH. Maman, tidak hanya sekedar permasalahan penghormatan atas para leluhur tetapi juga secara tidak langsung menghidupkan ekonomi kerakyatan. Maka peran PBNU adalah jelas meredam timbulnya konflik horizontal di tengah masyarakat.

  “Di sinilah letak esensi kehadiran PBNU sebagai soko guru berdirinya Republik Indonesia yang punya falsafah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Apa yang akan diperbuat oleh NU, jika mereka mengetahui makam para Wali akan dihancurkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab yang bertindak atas nama perlawanan terhadap kemusyrikan," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

"Para ulama NU harus segera mengambil sikap sebelum semua warisan budaya dihancurkan,” demikian KH. Maman. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA