Komisoner Komnas HAM, Maneger Nasution menjelaskan, dalam sejarah peralihan kepemimpinan nasional, hampir tidak pernah mulus, bahkan "berdarah-darah".
"Lihatlah peralihan dari Soekarno ke Soeharto. Soeharto ke Habibie. Habibie ke Gus Dur lalu ke Megawati. Ingat 2014 adalah tahun politik. Ini harus kita cegah guna menjaga keberlangsungan nasib demokrasi kita," ujar Maneger kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 17/9).
Selain itu, kasus-kasus penembakan tersebut juga memberikan pesan terang benderang kepada publik bahwa saat ini kita berada daalm darurat keamanan. Bagaimana tidak, Polisi yang sejatinya menjadi pelindung masyarakat, justru tidak bisa melindungi dirinya sendiri.
Situasi ini bena-benar menghadirkan keresahan publik. "Perlu diingatkan kembali bahwa kekuranghadiran negara menciptakan keamanan bagi warganya adalah pelanggaran konstitusi," demikian Maneger.
Dua kasus penembakan terakhir terhadap Polisi dialami Bripka Sukardi di kawasan Kuningan, Jakarta dan Briptu Ruslan di wilayah Depok.
[zul]
BERITA TERKAIT: