PBB Ajak Masyarakat Selektif dalam Memilih Caleg

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 13 September 2013, 10:30 WIB
PBB Ajak Masyarakat Selektif dalam Memilih Caleg
ilustrasi/net
rmol news logo . Masyarakat harus selektif dalam memilih caleg pada 9 April 2014 mendatang. Masyarakat juga jangan terjebak pada iming-iming atau justru memilih caleg karana dibayar.

"Bayangkan bila penjahat yang memberi uang Rp 100 ribu kepada pemilih, lalu menjadi anggota legislatif. Maka dipastikan tingkat kejahatannya akan lebih merajalela," kata Ketua DPP Partai Bulan Bintang (PBB) bidang Pemenangan Pemilu,  Amrullah Andi Hamid, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat

Andi pun mengkritisi sejumlah caleg yang sudah memasang alat peraga berupa spanduk dan baliho. Sebab hal ini melanggar atau tidak mematuhi Peraturan KPU No 1/2013 yang direvisi menjadi No 15/2013.

"Saya khawatir boleh jadi masih sangat banyak caleg yang tidak pernah membaca peraturan perundang-undangan sehingga peraturan juga dilanggar sesukanya, hukum dikesampingkan, ditambah lagi penyelenggara pemilu belum memperlihatkan sikap tegas," katanya.

Caleg-caleg seperti ini, ungkap Andi, tidak mungkin bisa menegakkan keadilan dan memberikan kepastian hukum melalui peraturan perundang-undangan ketika terpilih sebagai anggota legislatif. Saat ini saja, baru menjadi calon, sudah berani dengan sengaja melanggar peraturan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA