Dari Mukalla, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sana'a dengan penerbangan sekitar satu jam. Saat berita ini diturunkan, Dubes Wajid dan Muhammad Najib sudah tiba di Sana'a. Dubes Wajid dan Muhammad Najib menghadiri konferensi yang diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman di Hadramaut. Selain mereka, dua pembicara lagi yang datang dari Jakarta adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay dan Pimred
Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa.
Tidak seperti Dubes Wajid dan Muhammad Najib, Saleh dan Teguh baru akan meninggalkan Seiyun menuju Mukalla siang nanti (Kamis, 22/8).
Dalam pesan yang dikirimkan Muhammad Najib tadi malam disebutkan bahwa perjalan dari Seiyun ke Mukalla ditempuh dalam 3,5 jam. Karena harus melalui sejumlah daerah rawan rombongan Najib dikawal empat polisi bersenjata laras panjang di mobil sedan yang berjalan di depan mereka. Sementara delapan tentara dengan senjata berat mengawal di bagian belakang mengendarai sebuah
pick up.
"Ada enam
chek point yang kami harus lewati dan ada sejumlah wilayah yg menjadi target
drone Amerika, salah satunya adalah Ghail Bawazir," kata Najib.
Masih menurutnya, di Mukalla mereka menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Habib Bahrun yang menjadi Rektor Universitas Al Ahgaff yang mayoritas mahasiswanya berasal dari Indonesia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: