Dengan situasi darurat ini maka warga yang ada di Mesir dilarang keluar rumah pada pukul 19.00 hingga pukul 06.00.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Presiden DPP Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI), Jamil Abdul Latif, beberapa saat lalu (Kamis, 15/8).
Selain itu, Jamil juga mengimbau kepada seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir untuk menjauhi pusat-pusat konsentrasi demonstrasi seperti Tahrir, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Rabeah El-Adaweya, wilayah Universitas Cairo, Ittihadeya, dan tempat lain di Cairo dan kota lain yang menjadi tempat konsentrasi massa.
"Sebagai warga asing, agar menghindari ikut campur dalam politik dalam negeri Mesir baik secara verbal, tulisan, maupun tindakan," tegasnya.
Jamil menegaskan bahwa PPMI mengecam pertumpahan darah yang terjadi di Mesir, dan atas nama kemanusiaan, PPMI juga turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: