
. Saat ini, aktivis Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Mesir, bersama dengan KBRI, sedang mengevakuasi beberapa orang yang masih berada di kawasan pembubaran demonstran oleh militer.
Demikian informasi yang disampaikan oleh Ketua Wihdah PPI Mesir, Tsaqofina, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 15/8).
"Kami juga mengkondisikan WNI yang masih ada di jalan agar segera pulang ke rumah masing-masing seiring diberlakukannya
hadratu tajawul atau jam kondisi darurat," ungkap Tsaqofina
Kondisi Mesir memang kian memprihatinkan. Pihak militer, yang kini berkuasa setelah mengkudeta Presiden Morsy, membantai para demonstran.
Berdasarkan informasi dari pihak pemerintah Mesir, sekitar 278 orang tewas dalam kejadian itu. Sementara kelompok Ikwan memastikan bahwa jumlah korban lebih dari itu. Untuk menutupi jumlah korban yang bisa mencapai ribuan jumlahnya, pemerintah Mesir membakar rakyat Mesir yang sudah meninggal.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: