BNPP dan IMI Jalin Kerjasama Kelola Kawasan Perbatasan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 14 Agustus 2013, 15:20 WIB
BNPP dan IMI Jalin Kerjasama Kelola Kawasan Perbatasan
ilustrasi/net
rmol news logo . Wilayah batas maritim Indonesia memilki nilai strategis bagi NKRI sebagai konsekuensi dari Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957. Untuk itu diperlukan upaya serius dalam mengelola wilayah ini.

Demikian tercetus dalam pertemuan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Triyono Budi Sasongko dengan Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute, Y Paonganan, di kantor BNPP bilangan Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

Pertemuan tersebut menyepakati kerjasama BNPP dengan IMI terkait dengan riset di wilayah batas maritim khususnya pulau-pulau kecil terluar.

"BNPP sebagai sebuah lembaga negara yang miliki peran strategis untuk pengembangan wilayah di perbatasan memandang penting untuk memperkuat data base sebagai bahan menyusun rekomendasi kepada kementrian lembaga yang memiliki fungsi pengelolaan perbatasan RI," kata Triyono

Sementara Direktur Eksekutif IMI, DR. Y. Paonganan menyampaikan bahwa IMI sangat konsen dalam melakukan riset di pulau-pulau kecil terluar yang sudah berlangsung dengan bekerjasama dengan KP3K-KKP dan TNI AL.

"Kami di IMI juga akan berkontribusi untuk kesuksesan tugas BNPP, sekecil apapun itu, sehingga kerjasama BNPP dan IMI kami anggap sangat strategis, karena batas wilayah maritim sangat berperan bagi NKRI jika ingin menjadi negara maritim yang kuat," kata Paonganan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA