IDUL FITRI 1434H

Denny JA Sarankan Pemerintah Gunakan Metode Hisab

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 06 Agustus 2013, 11:49 WIB
Denny JA Sarankan Pemerintah Gunakan Metode Hisab
DENNY JA/NET
rmol news logo . Pemerintah akan menggelar sidang itsbat untuk memutuskan awal Syawal 1434 Hijriyah pada Rabu besok (7/8).

Sidang itsbat yang bersandar pada metode ruyat al hilal ini ternyata mendapat sorotan sekaligus tanggapan dari sosok yang selama ini punya konsen terhadap isu-isu keagaamaan dan kemanusiaan.

Sosok yang dimaksud adalah Denny JA, yang juga dikenal sebagai Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Denny, yang belakangan berjuang untuk mewujudkan Indonesia Tanpa Diskriminasi ini, mengatakan bahwa Hari Raya tidak perlu lagi ditentukan di H-1.

"Ini zaman modern. Perlu lebih cepat dan pasti," kata Denny, melalui akun twitter-nya @DennyJA_WORLD.

Dalam hal ini, Denny menegaskan bahwa untuk menentukan awal bulan Hijriyah itu ada dua metode. Kedua metode ini dikenal dengan istilah hisab dan rukyat. Denny pun berpandangan bahwa kedua metode ini sah.

"Tapi metode Hisab bisa menetapkan Hari Raya jauh lebih cepat," ungkap Denny.

Dengan metode hisab, lanjut Denny, maka Hari Raya sudah bisa ditetapkan jauh-jauh hari. Selain cepat, metode hisab juga memberi kepastian.

"Pemerintah harus ambil sikap, memilih metode Hisab dalam menentukan lebaran karena itu lebih cepat dan pasti untuk umat," demikian Denny. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA