Menurut koordinator GTT Kota Blitar, Ernawati, para guru honorer mendapat tunjangan bulanan sebesar Rp 250-300 ribu per bulan dan setiap lebaran mendapat bingkisan dari APBD Kota Blitar. Pernyataan Ernawati ini disampaikan saat 67 orang perwakilan GTT dari Blitar, Tulungagung dan Kediri berdialog dengan anggota DPR RI dari tiga daerah ini, atau dapil 6 Jawa Timur, Eva Kusuma Sundari.
Dalam diskusi di saat reses itu, kata Eva yang merupakan politisi PDI Perjuangan beberapa saat lalu (sabtu, 3/8), preseden di Kota Blitar dijadikan acuan untuk advokasi hal yang sama di Tulungagung. Dan untuk mewujudkan hal tersebut, GTT Tulungagung merencanakan mencari dukungan dari DPRD Tulungagung.
"Saat ini tercatat ada sejumlah 3.500 GTT madrasah dan 5.500 GTT sekolah umum," ungkap Eva, sambil mengatakan bahwa pertemuan ini juga dihadiri oleh mantan Kepala Dinas Pendidikan yang saat ini menjabat staf ahli bupati Tulungagung bidang pendidikan, Bambang Karjono.
Dari diskusi dengan Ketua DPRD Tulungagung, kata Eva lagi, diakui bahwa hal tersebut masih perlu studi mendalam. Salah satu kendala selama ini adalah soal data. Meski sudah ada larangan perekrutan GTT baru, tetapi faktanya kepala-kepala sekolah masih melakukan hal tersebut sehingga GTT tidak pasti, dan berkembang terus.
"Meski demikian, beliau setuju bahwa para GTT layak mendapat dukungan kesejahteraan dari APBD Kab Tulungagung," demikian Eva.
[ysa]
BERITA TERKAIT: