Berdasarkan hasil survei Indonesia Research Centre (IRC) terhadap pemilik telepon di 11 kota besar di Indonesia tingkat elektabilitas Wiranto meningkat pasca deklarasi tersebut. Ke-11 kota yang dimaksud adalah Bandung, DKI Jakarta, Lampung, Makassar, Denpasar, Medan, Palembang, Samarinda, Semarang, Surabaya dan Tangerang.
Menurut hasil survei yang dilakukan 8-11 Juli lalu itu, bila sebelumnya elektabilitas Wiranto berkisar pada angka 3-4 persen, pada survei yang diselenggarakan IRC itu elektabilitas Wiranto mencapai angka 6,8 persen. Begitu pula elektabilitas Hanura naik dari 3,99 persen menjadi 6,9l persen.
"Kenaikan cukup signifikan itu kami duga kuat merupakan efek dari deklarasi capres-cawapres Wiranto-Hary Tanoesoedibjo pada 2 Juli," kata peneliti IRC, Natalia Christanto, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi (Kamis, 18/7).
Survei itu sendiri mengambil sampel 794 orang responden yang dipilih secara acak dari buku telepon residen terbaru. Dengan jumlah sampel itu, angka
margin error-nya lebih kurang 3,48 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terdiri dari 45 persen laki-laki dan 55 persen perempuan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: