HUT POLRI

Upaya Membenahi Polri Lewat Renumerasi Ternyata Belum Berhasil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 01 Juli 2013, 08:21 WIB
Upaya Membenahi Polri Lewat Renumerasi Ternyata Belum Berhasil
ilustrasi/ist
rmol news logo . Meskipun Polri sudah memperoleh renumerasi, namun upaya membenahi sikap, prilaku dan kinerja anggotanya, terutama jajaran bawah, masih saja belum maksimal.

"Perubahan mindset di jajaran atas belum terjadi, sementara jajaran elit Polri cenderung larut dgn pencitraan yang tidak membumi," kata Ketua Presidum Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Senin, 1/7).

Sementara itu, lanjut Neta, Pin anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) digunakan tapi KKN masih tetap terjadi di segala lini di Polri. Terkuaknya kasus Simulator SIM nyata-nyata tamparan bagi konsep pin anti KKN di Polri tersebut. Kasus ini juga menunjukkan tidak ada keinginan yang kuat untuk membenahi KKN di Polri.

"Akibatnya, keinginan Polri untuk mendapat kepercayaan masyarakat tidak pernah terwujud. Masyarakat selalu menilai bahwa polisi masih sulit untuk bisa dipercaya," tegas Neta.

Di Hari Ulang Tahun Polri yang ke-67 ini, Neta pun mengingatkan bahwa tantangan Polri ke depan cukup berat, yakni menjaga kamtibmas dari berbagai konflik dan kerusuhan. Karena itu Polri perlu mengkonsolidasikan diri menyongsong tahun politik 2013-2014. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA