HUT POLRI

Enam Faktor Inilah yang Bikin Kepercayaan pada Polri Tidak Pernah Terbangun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 01 Juli 2013, 06:57 WIB
Enam Faktor Inilah yang Bikin Kepercayaan pada Polri Tidak Pernah Terbangun
ilustrasi/ist
rmol news logo . Selama ini, ada enam faktor mengapa krisis keamanan terjadi dan membuat kepercayaan masyarakat pada Polri tidak pernah terbangun.

Pertama, kata Ketua Presidum Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, karena kontrol atasan sangat lemah. Kedua, karena ada target ambisius dari atasan. Ketiga, bawahan cendrung cari muka. Keempat, tidak ada tolok ukur yang jelas dalam rotasi tugas. Kelima, tidak ada sanksi pemecatan pada perwira tinggi bermasalah.

"Keenam, gaya hidup hedonis yang makin membudaya di kepolisian," kata Neta S Pane dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Senin, 1/7).

Di Hari Ulang Tahun Polri yang ke-67 ini, Neta pun mengingatkan bahwa tantangan Polri ke depan cukup berat, yakni menjaga kamtibmas dari berbagai konflik dan kerusuhan. Aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di 62 kota juga patut tetap menjadi perhatian.

Neta mencatat, situasi kamtibmas fi tahun 2012 tergolong rawan. Berbagai konflik dan kerusuhan terjadi, mulai dari Aceh sampai Papua yang menyebabkan 154 orang tewas dan 217 luka. Konflik terjadi mulai dari bentrok antar kampung, aparat dengan warga, antar aparat keamanan, perkelahian pelajar, bentrokan mahasiswa maupun ulah suporter sepakbola. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA