Gubernur Sulsel: Bodoh Kalau Golkar Tidak Menang di 2014

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 23 Juni 2013, 14:16 WIB
Gubernur Sulsel: Bodoh Kalau Golkar Tidak Menang di 2014
aburizal bakrie
rmol news logo Ketua Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I Partai Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengingatkan partai berlambang beringin itu jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk menang di pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Bodoh kalau Partai Golkar tidak menang dengan potensi yang ada dan sebesar ini," tegas Syahrul Yasin Limpo pada Pembekalan Caleg dan pengukuhan Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu Partai Golkar di Denpasar, Bali, Sabtu, (22/6).

Dalam rilis yang diterima redaksi disebutkan, pembekalan tersebut dihadiri oleh 1.886 orang, yang terdiri dari 33 DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia diwakili oleh 4 orang peserta, dengan unsur Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu, 497 DPD Partai Golkar Kabupaten dan Kota se-Indonesia diwakili oleh 2 orang, dengan unsur Ketua dan Sekretaris, dan 560 Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Golkar dari 77 Daerah Pemilihan seluruh Indonesia.

Saat ini, bagi Gubernur Sulawesi Selatan ini, merupakan momentum yang tepat bagi Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk menjadi Presiden RI 2014-2019, "Soal ARB tidak ada kata lain, harus jadi presiden RI 2014-2019."

Tak hanya itu, menurut Syahrul, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi partai Golkar untuk menangi pileg dan pilpres. Syahrul menjelaskan dibandingkan dengan parpol lainnya Partai Golkar memiliki berbagai keunggulan.

Syahrul menegaskan Partai Golkar saat ini dalam keadaan yang solid, tidak sedang tersangkut kasus, memiliki jaringan yang luas dan terorganisasi dengan baik.

Karena itu tambahnya tidak ada hal yang bisa menghalangi kemenangan Partai Golkar asalkan semua kader bisa menjaga momentum ini dengan bekerja keras turun ke masyarakat. "Dengan kerja keras, kami meyakini elektabilitas ARB sebagai capres akan makin baik," kata Syahrul.

Syahrul menjelaskan dari berbagai hasil survei terlihat perkembangan ARB semakin baik. Syahrul menegaskan justru tidak ingin ARB saat ini mencapai puncaknya, tetapi kemudian terus menurun. "Biarlah merayap, namun pelan dan pasti semakin tinggi. Kami saat ini belum lari sepenuh-penuhnya tetapi yang jelas kondisi dan trendnya membaik," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA