Demikian disampaikan Mentri BUMN, Dahlan Iskan dalam pidato pameran monorel yang didakan PT. Jakarta Monorail dalam HUT DKI Jakarta ke-486 di Silang Barat daya Monumen Nasional (Monas) tadi malam (Sabtu, 22/6).
Sebelum meresmikan, Dahlan mengajak seluruh dirut BUMN konsorsium untuk naik ke atas panggung. Dahlan mengaku sangat bangga akhirnya masyarakat bisa melihat hasil karya monorel buatan anak negeri.
"Saya selalu akan dukung apapun yang akan diputuskan. Mau dipake atau nggak ya ngak apa-apa," ujar Dahlan dengan senyum khasnya di atas panggung
Lebih lanjut Dahlan mengatakan,
mock up monorel ini sudah diuji cobakan beberapa bulan lalu di Madiun, sehingga masyarakat tak perlu meragukan monorel buatan anak negeri tersebut.
"Kami sudah coba di Madiun tiga bulan. Nggak perlu disempurnakan. Kita boyong, termasuk sistem operasional tiketingnya. Nanti terserah pak Jokowi mau dipake atau nggak. Yang penting anak bangsa bisa kerjakan monorel ini yang nggak kalah dengan monorel di Kuala Lumpur. Ini kapasitas dua kali lipat. Sistemnya tidak kalah modern," ujar pria yang gemar memakai kemeja putih itu.
Dalam acara tersebut, setidaknya ada tiga jenis mock up monorel yang dipajang, yakni
Mock Up Monorel Jabodetabek atau
Jakarta Link Transportation (JLT),
Mock up Automatic People Mover System (APMS) khusus untuk menuju bandara Soekarno-Hatta dan
Mock Up Monorel Automatic Container Transportation (ATC) untuk pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Peresmian pameran ini ditandai dengan penekanan sirene secara bersama-sama yakni, Dahlan Iskhan, Jokowi, Edward Suditama, dan kepala BUMN konsorsium yang terlibat dalam pembuatan monorel ini yakni, Adhi Karya, INKA, LEN, Jasa Marga, Angkasa Pura II, Pelindo, dan Telkom Indonesia.
[rsn]
BERITA TERKAIT: