Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membantah pihaknya hanya menyasar wanita, sebagai pihak penerima aliran dari tersangka kasus suap impor daging sapi tersebut.
"Kan saya sudah pernah bilang, PPATK tidak pernah buat analisa khusus perempuan, khusus laki. Kita tidak pernah bedakan itu," ungkap Wakil Kepala PPATK Agus Santoso kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 24/5).
PPATK, sebut Agus, pasti menelusuri aliran dana ke semua orang yang diduga terlibat pencucian uang. "Tetapi apakah itu benar, nanti yang buktikan KPK dalam proses penyidikan dan persidangan," jelasnya.
Kemarin di Surabaya, Kepala PPATK, M Yusuf, menegaskan, bahwa semua data aliran dana yang mencurigakan dari Ahmad Fathanah sudah diberikan ke KPK. Dari data tersebut, ada sekitar 40 wanita yang menerima aliran dana tersebut. Tapi PPATK belum menemukan aliran dana ke partai politik atau kementerian. "Tidak ada yang ke partai. Tapi oknum banyak," ungkapnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: